Home / Wawancara / Apa Yang Dimaksud Dengan Wawancara

Apa Yang Dimaksud Dengan Wawancara

Halo, apa kabar semuanya? Pada kesempatan kali ini din kan saya untuk membahas tentang apa yang dimaksud dengan wawancara atau apa arti wawancara tersebut. Selain itu, nantinya juga akan ditambahkan tentang jenis-jenis wawancara dan tujuan dilaksanakan wawancara. Marilah kita mulai pembahasannya.

Apa Yang Dimaksud Dengan Wawancara

Apa yang dimaksud dengan wawancara

Pengertian atau arti wawancara merupakan sebuah kegiatan tanya jawab secara lisan di antara dua orang maupun lebih dan dilaksanakan secara langsung. Pihak pewawancara disebut pula dengan istilah interviewer dan pihak yang diwawancarai dikenal dengan istilah interviewee.

Tujuan pelaksanaan wawancara

Beberapa tujuan dilaksanakannya wawancara bisa dijabarkan sebagai berikut:

  1. Tujuan wawancara yaitu guna memperoleh informasi maupun data dari pihak pertama atau pihak primer.
  2. Tujuan wawancara adalah sebagai alat pelengkap teknik di dalam mengumpulkan data informasi lainnya.
  3. Tujuan dari pelaksanaan wawancara yaitu guna melakukan pengujian terhadap hasil pengumpulan data yang lainnya.

Jenis-jenis dari wawancara

Kegiatan wawancara dibedakan menjadi dua jenis, yakni :

1. Jenis wawancara terpimpin

Arti dari wawancara terpimpin yaitu kegiatan wawancara yang tidak memiliki arah. Adapun kelemahan dari pelaksanaan wawancara terpimpin yaitu tidak efisien dari segi biaya, waktu maupun tenaga. Akan tetapi, wawancara terpimpin memiliki keuntungan yakni cocok digunakan untuk wawancara penelitian dan pendahuluan serta tidak membutuhkan keterampilan di dalam pertanyaan serta bisa memelihara kondisi dan situasi serta suasana wawancara.

2. Jenis wawancara tidak terpimpin

Arti dari wawancara tidak terpimpin yaitu proses tanya jawab yang lebih terarah guna mengumpulkan berbagai macam data yang cukup relevan. Adapun kelemahan dari pelaksanaan wawancara tidak terpimpin yaitu terkesan lebih monoton, seperti halnya angket yang diucapkan serta kondisi suasana yang lebih kaku dan formal. Namun demikian, keuntungan yang didapat dari wawancara tidak terpimpin yakni pertanyaan-pertanyaan yang diajukan cukuplah sistematis sehingga lebih mudah untuk diolah kembali, langkah pemecahan masalah bisa menjadi lebih mudah serta memungkinkan proses analisis kualitatif dan kuantitatif serta kesimpulan yang didapat akan lebih reliabel.

Baca Juga   Contoh Dialog Wawancara Dengan Narasumber

Petunjuk wawancara

Di dalam melakukan wawancara, alangkah baiknya apabila anda mengindahkan beberapa petunjuk untuk melaksanakan wawancara, di antaranya adalah:

Di dalam melaksanakan wawancara, pihak interviewee berwajib untuk mengenalkan dirinya kepada pihak interview, baik dilaksanakan secara tidak langsung maupun secara langsung, serta melanjutkan untuk menyampaikan maksud penelitian guna memajukan ilmu serta kepentingan bersama serta meminta kesediaan kapan waktu interview atau wawancara dapat dimulai.

Di dalam melaksanakan wawancara, pihak interviewer wajib untuk bisa membuat hubungan yang baik dengan pihak interviewee dengan langkah saling mempercayai, saling menghormati, bisa menerima dan memberi serta bekerja sama.

Di dalam melaksanakan wawancara, wajib untuk bisa menciptakan kondisi serta suasana yang tidak tergesa-gesa serta santai di dalam mengajukan sejumlah pertanyaan

Di dalam melaksanakan wawancara, pihak interviewer haruslah menjadi pihak pendengar yang baik serta tidak memotong ataupun menggiring pihak interviewee pada jawaban-jawaban yang diinginkan.

Di dalam melaksanakan wawancara, pihak interviewer harus bisa lebih terampil di dalam mengajukan pertanyaan. Supaya lebih terampil, maka wajib untuk mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah mengadakan kegiatan pembicaraan pembuka, membuat gaya bicara supaya tidak terlalu berbelit-belit, mengatur agar nada suara tidak membosankan, sikap di dalam bertanya supaya tidak terkesan menggurui atau menghakimi, mengadakan prodding atau menggali informasi lebih mendalam, mengadakan parafrasa,melakukan pencatatan serta penilaian terhadap jawaban, mengatur waktu untuk bertanya, serta membuat pedoman sebagai bagian pembimbing di dalam mengajukan sejumlah pertanyaan.

Demikianlah pembahasan singkat tentang apa yang dimaksud dengan wawancara atau arti wawancara. Mudah-mudahan, setelah anda membaca secara tuntas artikel di atas, maka anda sudah menguasai makna kata dari wawancara sehingga anda bisa mengikuti wawancara dengan sebaik-baiknya. Terima kasih dan selamat beraktifitas, salam sukses untuk anda.

Baca Juga   Ciri-Ciri, Tujuan Dan Jenis Wawancara

Check Also

Contoh Wawancara Kerja Di Bank

Contoh Wawancara Kerja Di Bank

Pekerjaan di bank merupakan pekerjaan yang cukup diminati oleh banyak orang. Tentu hal tersebut tidak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *