Home / Wawancara / Contoh Wawancara TV Pada Beberapa Stasiun TV Swasta

Contoh Wawancara TV Pada Beberapa Stasiun TV Swasta

Halo kawan-kawan sekalian, pada posting kali ini admin akan mencoba untuk berbagai contoh wawancara TV pada beberapa Stasiun TV swasta. Tentunya, pada kesempatan yang baik ini admin akan mencoba untuk memberikan contoh dialog wawancara dengan narasumber di TV, contohnya adalah di Metro TV pada acara Kick Andy, di TV One pada acara apa kabar Indonesia, serta pada Trans TV pada acara Dokter OZ.

Contoh Wawancara TV Pada Beberapa Stasiun TV Swasta

Pada masing-masing contoh wawancara TV tersebut juga tentunya akan dilengkapi dengan kesimpulan hasil dialog interaktif yang terdapat pada setiap acara talkshow tersebut. Acara dialog interaktif rata-rata dilaksanakan pada saat sedang terdapat topik yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan. Adapun perbincangan atau wawancara pada dialog interaktif pada TV rata-rata memperbincangkan sesuatu yang bersifat penting untuk dipahami oleh masyarakat.

Misalnya adalah topik yang berkaitan tentang pendidikan, politik, militer serta kondisi negara yang lainnya. Pada kegiatan wawancara tersebut, tentunya pihak stasiun televisi yang berkaitan rata-rata akan mengundang seorang narasumber yang sudah ahli dan handal pada bidangnya.

Contoh wawancara TV pada beberapa Stasiun TV swasta

Baiklah, di bawah ini akan saya Tampilkan sejumlah contoh teks wawancara atau dialog interaktif singkat yang ada pada sejumlah stasiun televisi, mulai dari transTV, Metro TV dan TV One. Silahkan disimak.

Contoh wawancara TV pada TV Trans TV pada acara Dokter Oz

Topik yang diangkat pada dialog interaktif tersebut adalah tentang mabuk perjalanan dengan narasumber yaitu Dokter Ryan Thamrin. Bintang tamu pada saat itu adalah Tia Arista.

Dokter Ryan: masih di acara Dokter Oz Indonesia, Mari kita bicara tentang mabuk?

Tya: apa, mabok?

Dokter Ryan: Iya benar mabuk perjalanan

Tya; Oh ternyata mabuk perjalanan

Dokter Ryan: berbicara mengenai mabuk perjalanan, sekarang ini adalah kondisi menjelang lebaran di mana sebuah tradisi yang tidak dapat ditolak. Baik, berbicara tentang mabuk, organ tubuh?

Tya: Kayaknya sih bagian kepala, kan pusing

Dokter Ryan: Pusing Itu kan akibatnya

Tya: sama bagian lambung kan mual

Dokter Ryan: ? Hanya itu saja? Sebenarnya, bagian yang mengendalikan pada saat seseorang mabuk perjalanan yaitu telinga bagian dalam. Untuk lebih jelasnya, Mari kita lihat animasinya, yang lain tolong minggir dulu ya (Sambil menunjukan animasi gambar telinga)

Tya: sangat mirip

Dokter Ryan: secara umum, pada telinga bagian dalam terdapat yang namanya labirin. Bagian labirin tersebut pada saat kita sedang bergerak ke arah depan maupun ke arah belakang, labirin itu akan ikut bergerak juga. Labirin akan bergerak ke arah belakang, ke depan, ke kiri dan juga ke kanan. Kita bisa melihat lebih dalam lagi, nah pada bagian dalam tersebut terdapat cairan yang memiliki warna kuning, pada bagian cairan warna kuning tersebut terdapat rambut, rambut itulah yang namanya reseptor. Reseptor merupakan alat yang berguna untuk mendeteksi setiap gerakan pada tubuh kita. Jika kita bergerak ke kiri, maka bagian reseptor juga akan ke kiri. Intinya, bagian tersebut merupakan pusat keseimbangan tubuh. Jika bagian tersebut terdapat gangguan, maka tidak akan bisa fokus sehingga pada akhirnya kita akan mengalami mabuk perjalanan. Pingin tahu kah?

Baca Juga   Contoh Berwawancara Dengan Narasumber

Tya: Dibawa kemana lagi dokter?

Dokter Ryan: namanya saja kita mau menempuh perjalanan. Saya akan membuat kamu sedikit mabok tya. Saya tentunya akan memberikan informasi pada kamu, pada pemirsa yang ada di rumah serta seluruh penonton yang ada di studio, Mengapa seseorang bisa menjadi mabok. Tadi hanyalah animasinya, sekarang kita bisa demo dengan memakai kursi. Sesuai dengan yang tadi sudah disampaikan, labirin akan bergerak seiring dengan pergerakan tubuh. Nah ternyata kondisi tersebut juga ada kaitanya dengan mata. Pada saat saya gerakan kursi ke arah kiri dan ke arah kanan lalu ke kanan lagi dan ke kiri lagi Kemudian diputar….

Tya: wah jadi puyeng ternyata dokter

Dokter Ryan: Mari kita putar sekali lagi

Tya: waduh

Dokter Yan: dan sekali lagi kita putar

Tya: sudah dokter, ini sudah sangat pusing rasanya, aduh….

Dokter Ryan : baik, Mari kita kaitkan dengan mata. Rata-rata, jika mata kita mengikuti sensor tubuh, yakni bergerak ke arah kiri, ke kanan, ke belakang maupun ke depan dan juga berputar maka kondisi tersebut tidak akan menimbulkan respon mual atau mabok. Namun berbeda ketika kita sedang membaca

Tya: baik

Dokter Ryan: jadi begini permirsa, pada saat kita sedang menempuh perjalanan di udara, di laut maupun di darat, walaupun sebenarnya perjalanan di udara sangat jarang membuat kita mabok. Namun ada sejumlah orang yang cukup sensitif, terutama pada mabuk darat. Kadangkala, ya cukup boring sebenarnya 30 harimenempuh perjalanan ke kampung

Tya: wah, jauh amat…

Dokter Ryan : ya memang jauh, kan sangat bosan tuh menempuh perjalanan berjam-jam, biasanya sambil membawa buku untuk dibaca. Nah Coba kita praktekkan lagi gerakan tadi sambil baca…

Tya: lah ini Gimana bacanya dokter, wong nggak baca saja sudah cukup puyeng kok….

Dokter Ryan: baik, nah tya, mengapa jika tadi mata dengan aktivitas membaca tersebut mudah mabok? Hal tersebut disebabkan mata kita akan mensensor tubuh kita untuk tidak bergerak. Sementara itu, bagian Indra di labirin tersebut akan mensensor supaya tubuh kita bergerak, jadi seperti ada yang bertolak belakang.

Hal tersebut yang akan menimbulkan kita mengalami mabuk perjalanan lebih mudah. Oleh sebab itu, solusi yang perlu dihindari yaitu jauhkan kegiatan membaca ketika ada di perjalanan atau di dalam mobil. Kemudian, yang kedua yaitu jika anda tidak sedang berpuasa, maka anda dapat mengkonsumsi jahe, utamanya adalah permen. Mengapa? Permen memiliki kandungan yang bisa mengurangi gangguan di sistem pencernaan seperti pusing dan mual

Baca Juga   Pengalaman wawancara kerja di PT.Djarum Paling Berkesan

Tya: permen jahe seperti itu?

Dokter Ryan: Iya benar, permen jahe. Atau, anda juga bisa menggunakan gelang tangan. Gelang tangan itu yang mana?

Tya: yang dipakai buat ikat rambut kah?

Dokter Ryan: itu ikat rambut, kok jadi gelang tangan. Kondisi tersebut seperti kayak memberi tekanan. Teknik ini dapat dipakai berdasarkan warna kesukaan Anda, mau memilih warna yang mana, lalu ditekan pada bagian sini, namun pelan-pelan saja

Tya: dekat bagian urat ini dokter?

Dokter Ryan: Iya, benar, pelan-pelan saja. Teknik tersebut bisa mengurangi sensor atau istilahnya yaitu respon dari kondisi mabuk perjalanan. Itulah tadi tya beberapa teknik di dalam mengurangi mabuk perjalanan.

Tya: semoga tidak mabuk lagi saya

Dokter Ryan: ya semoga saja

Tya: dokter, lumayan sekali nih tipsnya, Makasih ya..

Dokter Ryan: Iya sama-sama, namun jangan kemana-mana dulu, setelah yang satu ini ada sejumlah pertanyaan lewat email serta Twitter yang akan dijawab. Tetap di Dokter Oz

Contoh wawancara TV pada Metro TV pada acara Mata Najwa

Berikutnya, yang akan kita bahas adalah tentang contoh wawancara TV pada Metro TV di acara Mata Najwa. Silahkan disimak.

Acara Mata Najwa disiarkan oleh Metro TV. Waktu tayang kegiatan wawancara tersebut adalah pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2017 pada pukul 22:26 WIB. Pihak wawancara yaitu Najwa dengan narasumber Bryan Alexander. Tema yang diangkat yaitu tentang vaksinasi palsu dengan pokok pembahasan tentang kehadiran pemerintah tidak dirasakan oleh korban vaksin palsu. Berikut ini adalah hasil wawancaranya.

Najwa: apakah yang sekarang ini diharapkan oleh pihak orang tua korban?

Brian Alexander: Mohon maaf, sebentar Ibu Najwa, ibu menteri hendak berbicara tentang proses. BPOM hendak berbicara tentang kewenangan, pihak pers berbicara tentang kewenangan, sementara Ikatan Dokter juga ingin berbicara kurang lebih hal yang sama. Sementara Ibu Najwa juga sekarang ini hendak berbicara tentang hal tersebut. Pada intinya, hingga saat ini kami tidak memperoleh apapun juga. Tidak ada pihak pemerintah yang datang guna memediasi kami. Oleh sebab itu, kondisi kami pada saat sekarang ini cukuplah ricuh. Kami tetap berjuang sendiri guna mencari keadilan.

Maaf Ibu Najwa, apabila seluruh antibiotik hanyalah memiliki isi nacl, hanyalah berisi larutan hepatitis yang sudah diencerkan, Bagaimanakah apabila kondisi tersebut mengandung virus yang tentunya dapat membahayakan untuk kami?

Sampai saat ini, kami tentu belum merasakan kehadiran pemerintah. Termasuk di rumah sakit, disana hanyalah berisi pihak rumah sakit saja. Belum ada gunanya Ibu Najwa, saya menyampaikan sejumlah keluhan dari orangtua, terdapat anak yang sudah di vaksinasi di tahun 2007 sampai dengan 2009 dan sudah kebal dengan antibiotik.

Baca Juga   Inilah Kumpulan Jenis Jenis Wawancara Paling Baru

Contoh wawancara TV pada TV One pada acara Selamat Pagi Indonesia

Berikut ini adalah contoh wawancara TV yang selanjutnya yaitu yang disiarkan di TV One pada acara Selamat Pagi Indonesia. Acara tersebut ditayangkan pada hari Jumat, pada tanggal 15 Juli 2017 pada pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat. Silakan anda Simak.

Pewawancara: Bapak Jamal, sebagai salah satu pakar psikologi, Bagaimanakah Bapak Jamal menyikapi sejumlah permasalahan kenakalan pada remaja yang tergabung pada geng motor yang cukup meresahkan masyarakat itu?

Narasumber:Bisa dikatakan bahwa masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Masing-masing remaja tentu merasakan ingin mendapat pengakuan pada lingkungan pergaulannya. Apabila lingkungan pergaulan tersebut baik, maka tentunya remaja tersebut akan menjadi baik. Apabila lingkungan tersebut buruk, maka ada kemungkinan remaja itu pun akan berubah menjadi buruk. Geng motor merupakan salah satu bagian dari lingkungan buruk yang sudah menjadikan remaja Diterima pada kalangan mereka.

Pewawancara: Kenapa para remaja dapat tergelincir masuk ke dalam lingkungan buruk tersebut?

Narasumber: biasanya, faktor pendidikan keluarga yang kurang mendukung. Orang tua kurang mampu untuk memberikan perhatian yang cukup baik kepada setiap anaknya. Orang tua rata-rata hanya memberikan, namun tidak mendidik dengan baik para Putra mereka.

Pewawancara: Apakah ada yang lainnya?

Narasumber: faktor yang lainnya adalah faktor sekolah yang tidak ikut berpartisipasi terhadap perkembangan dari kualitas peserta didik. Adapun kegiatan ekstra kurikuler pada sekolah yang seharusnya dijadikan sebagai salah satu Wahana untuk berkreasi dan mengapresiasikan setiap kemampuan peserta didik sehingga masing-masing tidak ada waktu untuk bermain di geng yang tidak layak atau tidak benar.

Pewawancara: Apakah ada yang lebih penting dibandingkan peran orangtua dan juga sekolahan di dalam menyikapi kondisi tersebut?

Narasumber: pada kedua bagian tersebut, baik dari pihak sekolah maupun pihak orangtua memiliki peranan yang sama pentingnya. Pihak orang tua memiliki kewajiban untuk menanamkan keimanan dan akhlak yang kokoh di rumah. Selanjutnya, seluruh itu akan dibalas dengan berbagai macam kreatifitas pihak sekolah dengan sejumlah kegiatan untuk masing-masing peserta didik yang lebih bermanfaat.

Demikianlah ulasan singkat tentang contoh wawancara TV pada beberapa stasiun TV swasta yang bisa saya rangkum pada beberapa acara baik di TV One, Metro TV dan beberapa TV swasta yang lainnya. Mudah-mudahan, beberapa contoh dialog wawancara dengan narasumber di TV tersebut bisa memberikan manfaat bagi pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktifitas, Semoga sukses untuk Anda semuanya.

Tentang Admin

Penulis merupakan seorang pengajar di SMK sekaligus mendalami segala macam aspek Tes Psikotes. Dengan kemampuan yang dimilikinya, penulis sering diundang pada tes seleksi siswa maupun pegawai dan karyawan baru sebagai seorang Tester pada sesi Tes Psikotes untuk mengetahui kondisi psikotes dari masing-masing peserta tes. Berbekal dari sejumlah pengalaman, menulis ingin mencoba berbagi beragam hal tentang Tes Psikotes lewat artikel pada blog ini.

Check Also

Contoh Pertanyaan Wawancara Bertema 17 Agustus

Contoh Pertanyaan Wawancara Bertema 17 Agustus

Tanggal 17 Agustus adalah sebuah tanggal yang bisa dipastikan cukup banyak dikenal oleh warga masyarakat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *