Home / Materi Umum / Psikotes / Mari Belajar Psikotes Sebelum Ikut Tes Psikotes

Mari Belajar Psikotes Sebelum Ikut Tes Psikotes

Apabila anda mencoba untuk belajar psikotes terlebih dahulu sebelum mengikuti tes psikotes yang sebenarnya, maka hal tersebut merupakan salah satu metode yang cukup jitu supaya bisa memperoleh hasil yang terbaik. Tentunya, anda bisa mencoba untuk belajar sejumlah kurikulum tentang psikologi yang nantinya akan bisa membantu di dalam latihan da guna bisa mendapatkan contoh soal dari ujian psikologi serta lengkap dengan jawaban yang benar. Tujuannya tentunya tidak lain supaya Anda bisa terbantu untuk lebih mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Mari Belajar Psikotes Sebelum Ikut Tes Psikotes

Perlu Anda ketahui bahwa sebelum anda mengikuti tes psikotes maka tentunya Anda wajib untuk bisa menyiapkan pribadi masing-masing supaya Anda bisa memiliki keyakinan diri yang kuat, rasa optimis ketika muncul permasalahan serta menghilangkan rasa terburu-buru pada saat mengerjakan.

Jenis-jenis tes psikotes

Secara umum, pelaksanaan tes psikotes akan berisi 4 jenis, yakni:

  1. Tes psikotes kreativitas
  2. Tes psikotes kemampuan
  3. Tes psikotes kepribadian
  4. Tes psikotes IQ

Tentunya, belajar psikotes membutuhkan beberapa tahapan. Salah satunya adalah pada blog sederhana ini dimana akan mengulas beberapa bocoran serta jawaban khusus untuk anda bagaimana cara mengerjakan tes psikotes. Berikut ini adalah beberapa ulasan mengenai contoh dari soal tes Psikotes lengkap dengan tips dan triknya serta Bagaimana langkah menjawab dengan sebaik-baiknya.

1. Tes psikotes Wartegg

Pada tes psikotes warteg, anda akan diminta untuk menggambar sesuatu dari bentuk dasar yang sudah disediakan. Beberapa tips yang perlu Anda ketahui pada saat mengerjakan tes psikotes Wartegg adalah:

Anda dilarang untuk menggambar berdasarkan urutan gambar yang sudah disediakan, misalnya adalah satu, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya. Apabila anda Menggambar sesuai dengan urutan gambar yang sudah disediakan, maka anda akan dicap sebagai orang yang konservatif atau kaku.

Silakan menggambar secara acak, misalnya adalah 4, 1, 5, 3, 2. Dengan menerapkan teknik seperti itu, maka anda akan dicap sebagai orang yang cukup inovatif dan kreatif.

Baca Juga   Contoh Soal Assessment Karyawan

Jangan memulai menggambar dari nomor 5 apabila anda adalah seorang laki-laki. Hal tersebut berpengaruh terhadap orientasi jenis kelamin yang anda miliki.

Mulailah untuk menggambar sesuatu yang hidup Apabila sumber gambar dasarnya adalah garis lengkung dan mulailah menggambar benda mati apabila sumber dari gambar dasarnya adalah garis lurus.

2. Tes psikotes menggambar orang atau draw a man test

Belajar psikotes pada tes psikotes menggambar orang hampirlah sama dengan belajar psikotes menggambar pohon atau baum Tree test. Tes menggambar orang atau tes menggambar pohon tidak memiliki tujuan pada sisi estetika dari gambar yang nantinya dihasilkan, namun akan memberikan penilaian Bagaimana persepsi peserta tes terhadap suatu instruksi guna menggambar pohon atau orang tersebut.

Adapun tips dan trik di dalam menggambar pohon pada tes psikotes menggambar yaitu pohon yang anda gambar tersebut wajib pohon yang memiliki kambium. Akan lebih lengkap lagi apabila dilengkapi dengan bagian akar dan buahnya. Contohnya adalah Pohon nangka, pohon rambutan, pohon mangga, dan pohon durian.

Sementara itu, tips dan trik di dalam menggambar orang Pada pelaksanaan tes psikotes menggambar yaitu Gambarlah orang yang sedang beraktivitas atau sedang bekerja. Contohnya adalah gambar seorang pemain sepak bola yang sedang mengikuti latihan, gambar seorang guru yang sedang memberikan pelajaran di kelas, gambar seorang petani yang sedang mencangkul di sawah, dan gambar orang yang sedang beraktivitas lainnya.

3. Tes psikotes Edwards personal preference schedule atau EPPS

Perhatikan beberapa Pernyataan dibawah ini:

  • Saya sering merasakan bahwa pada sejumlah hal Saya kalah Apabila dibandingkan dengan orang lain
  • Saya sering mengelak dari tanggung jawab serta sejumlah kewajiban
  • Saya merupakan pimpinan yang cukup baik
  • Saya terbiasa mengerjakan pekerjaan pekerjaan dengan cukup teliti
  • Saya sering memuji orang lain yang cukup saya kagumi
  • Saya sangat ingin merasakan kebebasan guna mengerjakan semua hal yang saya inginkan
Baca Juga   Apa Itu Psikotes Pada Saat Tes Seleksi Masuk Kerja

Adapun tujuan dari pelaksanaan Edward personal preference schedule atau tes EPPS yaitu guna melakukan pengukuran serta peninjauan terhadap kepribadian seseorang dilihat dari sejumlah kebutuhan yang bisa mendorong pada sebuah pekerjaan serta sejauh mana sifat-sifat yang dimiliki akan kecocokan pada posisi pekerjaan yang dilamar tersebut.

Adapun tips dan trik untuk bisa mengerjakan tes EPPS tersebut adalah silahkan anda pilih salah satu dari pernyataan yang pas dan serasi sesuai dengan kepribadian diri Anda.Janganlah memilih pernyataan lebih dari satu. Pilihlah yang paling mendekati dengan kepribadian yang anda miliki. Untuk menjawabnya, anda bisa memberikan lingkaran pada huruf A maupun B. Anda juga bisa memilih pernyataan yang serasi maupun cukup mendekati sifat apa saja yang nantinya diperlukan dari posisi maupun pekerjaan yang Anda targetkan setelah anda bisa berhasil lolos Pada pelaksanaan tes psikotes dan diterima kerja pada tempat kerja tersebut.

4. Tes psikotes koran, tes psikotes Pauli atau tes psikotes kraepelin.

Sebenarnya, istilah untuk tes psikotes kraepelin adalah sama dengan tes psikotes Pauli maupun tes psikotes koran. Tes psikotes koran sering pula dikenal dengan istilah hitungan koran yang mana merupakan sebuah tes kemampuan dasar di dalam menghitung secara cepat.

Tujuan dari pelaksanaan tes psikotes koran tersebut adalah untuk mengetahui kemampuan seseorang di dalam ketelitian, kemampuan di dalam menyesuaikan diri, ketahanan, tekanan, konsistensi serta kecepatan pada saat mengerjakan sebuah pekerjaan yang diberikan kepadanya.

Tes psikotes koran biasanya terdiri dari angka antara 1 sampai dengan 9 yang sudah disusun dengan cara membujur dari bagian atas ke bagian bawah Berbentuk lajur. Langkah menjawab tes psikotes koran adalah dengan cara melakukan penjumlahan 2 angka yang saling berdekatan pada masing-masing kolom serta menuliskan jawaban yang pas di bagian sampingnya pada waktu yang sudah ditentukan.

Baca Juga   Bentuk Tes Psikotes Secara Umum

Apabila hasil dari proses penjumlahan merupakan bilangan puluhan maupun terdiri atas 2 digit angka, maka anda cukup menuliskan digit paling akhir maupun angka satuan yang dimilikinya. Adapun tips dan trik di dalam mengerjakan tes psikotes koran yaitu Anda harus mengusahakan bahwa jumlah dari angka yang sudah dijumlahkan benar dan stabil pada tiap-tiap kolom.

Tentunya, hasil yang akan didapat jauh lebih baik Apabila dibandingkan ketika Anda harus memaksakan diri di bagian awal tes, akan tetapi Mengalami penurunan di bagian pertengahan dan bagian akhir tes. Anda harus mampu untuk mengendalikan diri serta bisa menghemat waktu dan tenaga sembari mendengarkan perintah-perintah yang diberikan.

5. Tes psikotes logika penalaran

Di dalam belajar psikotes logika penalaran, maka anda akan diminta untuk membuat sebuah prediksi dari sejumlah pola maupun kecenderungan tertentu yang memiliki wujud Gambar seperti halnya tes IQ. Adapun tips dan trik untuk bisa menyelesaikan tes logika penalaran Yaitu anda harus benar-benar hati-hati dan konsentrasi serta teliti. Hal tersebut disebabkan karena sejumlah pola yang ditawarkan Sangatlah mirip walaupun sebenarnya berbeda. Apabila anda belum dapat mengerjakan salah satu soal yang sedang dibaca, maka segera saja melompat ke soal berikutnya ataupun ke soal yang jauh lebih mudah, supaya waktu anda tidak terbuang percuma.

Kesimpulannya, belajar psikotes memang cukup mudah untuk dikerjakan asalkan mengetahui urutan-urutan serta jenis-jenis tes psikotes yang kerap keluar Pada pelaksanaan tes psikotes pada beberapa tempat kerja. Marilah kita selalu mempelajari segala macam hal terbaru pada tes psikotes sehingga kita selalu bisa mengupdate ilmu yang berkaitan dengan tes psikotes tersebut. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tentang Admin

Penulis merupakan seorang pengajar di SMK sekaligus mendalami segala macam aspek Tes Psikotes. Dengan kemampuan yang dimilikinya, penulis sering diundang pada tes seleksi siswa maupun pegawai dan karyawan baru sebagai seorang Tester pada sesi Tes Psikotes untuk mengetahui kondisi psikotes dari masing-masing peserta tes. Berbekal dari sejumlah pengalaman, menulis ingin mencoba berbagi beragam hal tentang Tes Psikotes lewat artikel pada blog ini.

Check Also

Contoh Soal Assessment Karyawan

Contoh Soal Assessment Karyawan

Pencarian contoh soal asesmen psikologi di internet memang tercatat cukup tinggi, baik itu menggunakan mesin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *