Home / Tips dan Trik / Tips Dan Trik Mudah Sukses Mengerjakan Tes Psikotes

Tips Dan Trik Mudah Sukses Mengerjakan Tes Psikotes

Tes psikotes kerja ialah hal yg mutlak dijalani oleh para pencari kerja. Pada sepuluh tahun terakhir, taraf persaingan di dunia kerja meningkat. Jumlah pencari kerja yang semakin meningkat tidaklah seimbang terhadap volume lowongan kerja yg tersedia. Mau tidak mau, para pencari kerja ini wajib menjalani seleksi agar mampu diterima menjadi karyawan baik PNS,karyawan BUMN maupun karyawan perusahaan swasta. Lalu apa yang harus dipersiapkan para pencari kerja supaya mampu lulus serta menerima posisi lowongan kerja yang dibutuhkan ? Simak artikel ini selanjutnya ya …

Sebagian besar perusahaan baik swasta, BUMN, juga instansi pemerintah memakai psikotes atau kombinasi psikotes serta tes potensi akademik (TPA) guna melakukan proses seleksi calon pagawai mereka. Seperti kita ketahui dimana tes psikotes dimana digunakan buat seleksi karyawan, psikotes juga dipergunakan buat seleksi penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi atau acara beasiswa baik dalam juga luar negeri. Bedanya dalam seleksi karyawan, psikotes dipergunakan buat mengukur kemampuan seorang bekerja di bidang tertentu yang mana disesuaikan dengan posisi jabatan yg tersedia. Jadi bukan hanya mengejar skoring yg tinggi mirip pada seleksi mahasiswa atau pun acara beasiswa.

Mengingat karakteristik dan tujuan yang berbeda pada tes psikotes kerja ini, maka perlu sekali mempersiapkan diri dalam mencari informasi bidang lowongan kerja dan perusahaan yg Anda target, mirip sejarah perusahaan, bidang perjuangan perusahaan yang anda targetkan, prosedur gaji dan hal yang lainnya, karena akan memudahkan Anda pada saat wawancara kerja nanti. Semakin kompleks informasi yg Anda miliki, maka semakin tinggi nilai Anda pada mata perusahaan.

Selain berbagai macam informasi tentang perusahaan, terdapat info lain yang pula wajib Anda ketahui yaitu tipe karyawan seperti apa yg dicari perusahaan maupun instansi yang anda lamar. Sebagai contoh apabila lowongan kerja yg Anda target ialah di bidang financial, maka pihak perusahaan tentunya akan mencari orang-orang yang teliti, senang dengan angka serta statistik serta mampu bekerja pada tekanan. Sedangkan buat lowongan kerja di bidang PR (Public Relation) maka perusahaan akan mencari orang-orang yg supel, simpel bergaul, murah senyum, simpel dan mudah mencuri perhatian orang lain, banyak teman , suka berorganisasi dll.

Lalu apakah terdapat korelasinya dengan psikotes yg akan diujikan? Tentu saja iya, karena soal-soal psikotes dirancang pas dengan tujuan serta kebutuhan sehingga porsi soal psikotes lowongan kerja bidang finansial akan lebih banyak memuat tipe soal kuantitatif (yang berafiliasi dengan nomor ) dan daya tahan dalam bekerja (kraepelin/pauli test) sedangkan buat PR maka lebih banyak porsi soal buat mengetahui kepribadian calon karyawan (umumnya memakai tes EPPS), begitu juga buat lowongan kerja di bidang lainnya.

Untuk mengetahui tipe karyawan seperti apa yang diharapkan, maka Anda mampu lebih fokus pada menelaah soal-soal psikotes. Namun, hal yang paling krusial sebenarnya yaitu bahwa Anda wajib amanah terhadap diri sendiri. Jangan memaksakan diri masuk di bidang kerja yg tidak disukai, sebab hal itu tidak akan membentuk Anda senang. Karir seseorang hanya akan berkembang Bila berada pada bidang yang disukainya.

Macam-macam tipe soal psikotes

terdapat banyak sekali materi soal yg mungkin muncul di waktu Anda mengikuti tes psikotes kerja, antara lain :

  1. Tes psikotes kemampuan ekspresi
  2. Tes psikotes kemampuan kuantitatif
  3. Tes psikotes kemampuan penalaran
  4. Tes psikotes Kraepelin/Pauli (tes hitungan koran)
  5. Tes psikotes Wartegg atau lebih dikenal dengan sebutan tes meneruskan gambar
  6. Tes psikotes menggambar Orang (Draw A Man Test)
  7. Tes psikotes menggambar pohon
  8. Army Alpha Intelegence Test
  9. Dan Tes psikotes Edward Personal Preference Schedule atau disingkat dengan EPPS

tetapi tidak semua tipe soal diatas muncul di saat psikotes, hanya beberapa saja yang digunakan sang pihak penyelenggara, menurut kebutuhannya saja. Sesuai pengalaman banyak peserta, tipe soal kemampuan ekspresi, kuantitatif serta penalaran umumnya selalu ada dalam tes psikotes. Sedangkan pada jenis soal yang berbeda, seperti tes psikotes krepelin atau Pauli test, wartegg test, EPPS dan yg lainnya umumnya bersifat optional terserah di pihak penyelenggara (tes digunakan disesuaikan dengan tujuan serta kebutuhan, mirip yang telah diuraikan di paragraf sebelumnya).

Meskipun tidak semua tipe soal akan muncul pada saat mengikuti tes psikotes kerja, buat amannya, usahakan pelajari saja semua tipe soal diatas. Semakin banyak tipe soal yg pernah anda kerjakan maka semakin ada kemungkinan Anda akan lulus. Faktanya , sering peserta yg pernah mengikuti beberapa kali psikotes mendapati soal yang mana isinya adalah sama. Oleh sebab itu, perbanyak untuk mencoba menyelesaikan soal yang berasal dari bermacam buku psikotes sehingga kemungkinan besar anda bisa menyelesaikan mengerjakan soal tes dengan cepat dan lancar .

Mengingat banyaknya persaingan yang akan Anda hadapi, sangat krusial melakukan persiapan matang sebelum mengikuti seleksi . Nah, buat membantu persiapan Anda pada menghadapi psikotes, pada artikel ini akan disajikan materi yg sangat bermanfaat menjadi referensi serta bahan latihan antara lain :

  1. Beberapa jenis soal tes psikotes kerja lengkap dengan jawabannya
  2. Tips praktis mengerjakan tes psikotes
  3. Soal psikotes matematika serta pembahasannya
  4. Tips mengerjakan tes menggambar pohon serta orang
  5. Tips mengerjakan krepelin dan pauli tes
  6. Tips mengerjakan wartegg test
  7. Dan tips menghadapi wawancara kerja dan jawabannya

contoh Soal Tes Psikotes Kerja serta Jawabannya

Berikut beberapa contoh soal psikotes beserta pembahasannya yg bisa Anda jadikan tambahan bank soal. Silahkan …

  1. Sarana Tour pada awal usahanya dapat melayani 3.000 wisatawan per tahun. Setiap tahunnya ternyata jumlah wisatawan yang dapat dilayaninya ternyata semakin tinggi 500 orang. Berapa total jumlah wisatawan yang dapat terlayani di tahun ke sebelas?
    a. 7.500 orang
    b. 8.000 orang
    c. 8.500 orang
    d. 9.500 orang
    e. 10.500 orang

Pembahasan :

Diketahui U1=a=3.000; beda(b)=500. Suku ke 11= U11 = a+10b = tiga.000 + lima.000 = 8.000

Jawaban : B

  1. Tiga bilangan merupakan barisan aritmetika. Jumlah ke-3 bilangan itu ialah 36 dan yang akan terjadi kalinya ialah 1.536 , maka angka terbesarnya ialah :
    a. 16
    b. 18
    c. 20
    d. 22
    e. 24

Pembahasan :

Metode coba-coba !

A – b + a + a + b = 36 maka 3a=36, diperoleh a=12

(a-b) x a x (a +b) = 1536

144 – b kuadrat = 128

b kuadrat = 16, maka b=4

maka ketiga barisan tersebut : 8,12, 16 jawaban : A

  1. Ketika berenang setiap 4 hari sekali, Bayu berenang setiap 6 hari sekali, dan Dito berenang setiap 9 hari sekali. Jika di tanggal 10 juli 2014 mereka berenang bersamaan, ditanggal berapa mereka akan berenang bersama lagi?
    a. 15/8/2014
    b. 15/9/2014
    c. 17/8/ 2014
    d. 17/9/ 2014
    e. Seluruh jawaban tidak ada yang benar

Pembahasan :

Cari kpk asal 4,6,9 yaitu 36 hari. 36-21 hari (juli ada 31 hari) = 15 Agustus 2014

Jawaban : A

Tips praktis mengerjakan tes psikotes

ada beberapa tips yg akan diberikan yaitu bagaimana bisa lebih cepat dalam mengerjakan soal-soal psikotes untuk masing-masing tipe soal. Namun, ada lima tips umum yang bisa Anda ikuti pada saat mengikuti psikotes, sebagai berikut :

syarat badan harus bersih

Ketika menghadapi psikotes, bagi yg beragama Islam usahakan berwudhu terlebih dahulu. Hal ini akan memberikan dampak kenyamanan, sehingga otak kita mampu berfikir lebih jernih serta akurat.

Baca, baca dan baca

Anda wajib siapkan diri Anda dengan sebaik-baiknya pada saat belum mengerjakan psikotes. Kerjakan sol-soal psikotes sebanyak mungkin terutama yg terkait menggunakan bidang kerja yg ditargetkan. Semakin beragam soal yang pernah dikerjakan, semakin lebar kemungkinan Anda mengerjakan soal-soal psikotes lebih cepat.

Damai dan turuti istilah hati

Tips ini hendaknya menjadi catatan krusial untuk Anda, optimislah pada jawaban yang Anda berikan dan tetap rileks serta santai. Jangan terpengaruh peserta lain yg mungkin tengok kanan kiri, sebab ini akan sangat merugikan waktu dan kesempatan Anda. Fokuslah hanya untuk mengerjakan soal psikotes yang diberikan. Usahakan dapat menyelesaikan semua soal yg diberikan Jika memungkinkan

Tips mengerjakan tes psikotes matematika

Tes nalar Aritmetika

Tes ini terdiri atas deret angka, yang diukur dalam tes ini merupakan kemampuan analisis kita pada pola-pola/kesamaan tertentu dalam wujud deret angka, lalu memprediksi hal-hal lain sesuai pola tersebut.

Tips nya adalah :

Jangan terlalu semagat dan terfokus di soal deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja, yaitu jangan terpaku di tiga sampai dengan empat angka terdepan pada deret, namun adakalanya kita melihat deret secara acak, karena pola biasanya berupa urutan, pengelompokan secara urut, ataupun pengelompokan secara loncat.

Ingat keterbatasan waktu! Jangan terlalu asyik serta terpaku pada soal yang bikin penasaran ingin diselesaikan. Jika dirasa sulit, lompati saja ke soal berikutnya, karena ada kemungkinan soal selanjutnya lebih gampang dikerjakan dibanding soal yang sebelumnya.

Tips mengerjakan Kraepelin/pauli test

Tes ini terdiri atas susunan angka berupa kolom-kolom teratur. Umumnya peserta diperintahkan buat menjumlahkan 2 angka yang berdekatan pada saat yang sangat terbatas untuk setiap kolom kemudian ditulis pada bagian sampingnya.

Yang diukur dalam tes krepelin/pauli ini yaitu konsistensi, daya tahan, sikap terhadap berbagai tekanan, tanggap dalam mengikuti keadaan, ketelitian, sekaligus kecepatan pada mengerjakan suatu pekerjaan.

Tips nya :

Jangan sekali-kali memakai pensil khusus dalam tes ini. Pakailah pensil biasa atau pulpen saja, sebab tes ini sangat terikat menggunakan durasi waktu yang diberikan. Pensil khusus wajib diruncingkan disaat ujung granitnya habis, prosedur ini membutuhkan saat lebih kurang 1 dtk , Jika Anda mereload dalam 10 waktu, maka anda telah kehilangan ketika 10 dtk.

Sebaiknya jumlah kolom yg dihitung di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik Jika dibandingkan anda memaksakan diri pada awal-awal akan tetapi melempem di lajur-lajur terakhir.

Jangan sekali-kali berlaku curang terhadap penjumlahan dan juga waktu dengan memulai terlebih dulu sebelum panitia mempersilahkan, karena anda sendirilah yang akan merugi.

Jaga penekanan dan konsentrasi, sebaiknya buat menghafal penjumlahan sebelum melakukan tes ini sebagai akibatnya mampu lebih capat pada menjawab.

Tips wartegg test

tes psikotes kerjaTes ini terdiri berasal 8 kotak yg berisi bentuk-bentuk khusus mirip kotak, titik, garis kurva, tiga garis sejajar, dua garis terpisah, 7 titik yang tersusun secara lengkung atau garis melengkung. Peserta diminta buat meneruskan stimulus-stimulus tadi sebagai gambar utuh lalu Anda akan diminta menuliskan urutan gambar yg sudah dirancang, lalu menuliskan angka gambar yg paling disukai, yang tak disukai, sulit serta mudah sangat tergantung kita sendiri.

Tipsnya :

Urutan gambar usahakan kita buat kombinasi sesuai nomor serta acak, misalnya 1,2,3,4 lalu 8,7,6,5, sebab bila Anda menggambar sesuai urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 maka Anda akan dijuluki menjadi orang yg konservatif/kaku. Sedangkan Jika Anda menggambar secara acak seluruh misal 5,7,6,8,3,2,4,1 maka Anda akan dicermati HRD menjadi orang yg telalu kreatif, inovatif dan cenderung senang akan breaking the law.

Bila Anda seorang laki-laki , maka jangan menggambar mulai berasal nomor lima, karena ada yg beranggapan bahwa hal ini berpengaruh terhadap orientasi kerja.

Nah, itu tadi sekilas perihal tes psikotes kerja, bagaimana kiat dan tips-tipsnya agar lulus. Semoga berguna serta jangan lupa persiapkan diri anda sebaik-baiknya dengan membeli buku-buku/ebook soal-soal psikotes buat dipelajari. Semoga sukses.

Check Also

Trik lulus tes psikotes yang wajib dicoba

Trik lulus tes psikotes yang wajib dicoba

Setiap peserta tes psikotes pastinya sangat mengidamkan supaya dirinya bisa lulus tes psikotes. Berbagai macam ...