Ciri-Ciri Undangan Wawancara Atau Interview Kerja Palsu

Kumpulan Ciri-Ciri Undangan Wawancara Atau Interview Kerja Palsu

Memperoleh undangan interview atau wawancara kerja tentu merupakan hal yang sangat menyenangkan, terlebih untuk mereka yang sedang membutuhkan pekerjaan. Memperoleh undangan wawancara kerja berarti mendapatkan peluang untuk memperoleh pekerjaan. Namun, diperlukan kehati-hatian juga dan memahami ciri-ciri undangan wawancara atau interview kerja palsu, sebab hanya akan merugikan para pencari kerja.

Pada umumnya, pihak perusahaan akan menyelenggarakan tes terlebih dahulu sebelum masuk kedalam tahapan wawancara kerja. Apabila anda pelamar kerja sudah melewati tahap tes, kemudian mendapatkan undangan untuk mengikuti wawancara atau interview, maka harapan untuk bisa diterima semakin besar.

Hanya saja, untuk Anda yang kebetulan sedang mencari peluang kerja baik yang masih fresh graduate ataupun yang sudah pengalaman wajib tetap berhati-hati dengan adanya sejumlah penipuan undangan wawancara kerja. Oleh sebab itu, jika anda mendapatkan undangan wawancara kerja maka jangan senang terlebih dahulu.

Penipuan dalam bentuk undangan wawancara kerja sangatlah merugikan. Pada umumnya, mereka yang sudah terlanjur menjadi korban dimintai uang dengan nominal tertentu, dan kadangkala dihipnotis supaya mau menyerahkan sejumlah uang kepada penipu.

Ciri-Ciri Undangan Wawancara Atau Interview Kerja Palsu

Supaya Anda tidak tertipu, kenalilah sejumlah ciri-ciri undangan wawancara atau interview kerja palsu agar anda bisa terhindar dari sejumlah penipuan.

1. Rundown Tidak Masuk Akal Dan Terlalu Panjang Di Dalam Undangan Wawancara Kerja

Hampir pasti, apabila undangan yang diberikan adalah wawancara kerja, maka tahapan yang nantinya akan dilalui juga hanya wawancara kerja saja, tidak melebar ke bagian yang lainnya.

Mungkin saja, sebagai pelengkap dari kegiatan wawancara kerja akan dilakukan beberapa tes ditengah-tengah aktivitas wawancara kerja sebagai data pendukung.

Secara umum, perusahaan mengirimkan undangan wawancara kerja sesuai dengan program yang dimilikinya. Sebagai contoh, apabila agenda yang akan dikerjakan adalah undangan wawancara kerja subjek email yang diterima oleh para pelamar kerja yaitu “undangan mengikuti wawancara kerja untuk formasi…..”.

Selain itu, pada isi email Tentu juga dilengkapi sejumlah informasi tentang nama lengkap Anda, formasi yang dilamar serta lokasi dan waktu pelaksanaan.

Baca Juga   Tips Wawancara Kerja Di Bank Terbukti Bisa Lolos Ke Tahap Berikutnya

Berbeda dengan undangan wawancara kerja palsu di mana pada undangan tersebut berisi rundown aktivitas yang yang akan dilewati, contohnya waktu pelaksanaan wawancara kerja, kemudian dilanjutkan dengan tes kesehatan dan bahkan disediakan pula jam istirahat.

Selain itu, pengumuman dari tes penerimaan karyawan baru tersebut lengkap dengan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada hari yang sama.

2. Terdapat Biaya Yang Harus Ditanggung Terlebih Dahulu Oleh Pelamar Kerja

Undangan wawancara kerja yang resmi tidak akan meminta biaya kegiatan sepeserpun kepada peserta wawancara. Untuk itulah apabila anda mendapatkan undangan wawancara kerja dan didalamnya berisi permintaan pembayaran biaya kegiatan, maka hampir pasti bahwa undangan tersebut adalah palsu dan menjurus ke penipuan maupun pemerasan.

Terlebih jika terdapat suatu pernyataan bahwa seluruh biaya administrasi, transportasi, akomodasi dan konsumsi ditanggung oleh peserta, bisa dikatakan bahwa undangan tersebut adalah penipuan. Ada pula pernyataan yang berisi kalimat mewajibkan peserta untuk menyiapkan uang sebesar sekian ratus ribu guna membayar transportasi penjemputan dan fasilitas konsumsi. Semua kondisi tersebut mengarah pada penipuan.

3. Peserta Diwajibkan Untuk Reservasi Tiket Ketika Wawancara

Sampai saat ini, dunia kerja tidak pernah mengirimkan undangan wawancara kerja yang mewajibkan peserta untuk reservasi tiket terlebih dahulu. Biasanya, hal yang paling umum dilakukan oleh pihak perusahaan adalah meminta konfirmasi kehadiran dari peserta, namun tetap tidak masuk akal apabila diminta untuk memesan tiket reservasi.

Pada dasarnya, aktivitas wawancara kerja akan berjalan baik ketika anda mengkonfirmasi kesanggupan kehadiran sesuai dengan waktu yang sudah dibuat oleh pihak perusahaan. Anda bisa menghubungi perusahaan menggunakan email maupun dengan menghubungi secara langsung nomor telepon perusahaan.

Sementara itu, sebagian besar undangan wawancara palsu akan meminta konfirmasi dari peserta untuk mengirimkan SMS menggunakan format khusus dan juga wajib melakukan ticketing yang juga terkena biaya.

4. Terlalu Banyak Lampiran

Satu bagian yang bisa dijadikan sebagai referensi menentukan palsunya sebuah undangan wawancara kerja yaitu adanya lampiran atau lembaran informasi mengenai wawancara kerja yang yang cukup banyak. Kondisi yang justru menjadikan undangan wawancara terkesan kurang relevan serta tidak masuk di akal.

Baca Juga   Contoh Tugas Wawancara Antara Siswa Dengan Pengusaha Pempek

Secara umum, undangan wawancara kerja yang benar dari sebuah perusahaan hanya akan berisi informasi mengenai persyaratan yang wajib disertakan ketika datang untuk wawancara, mulai dari nama lengkap pelamar, posisi kerja yang dilamar, alamat lengkap perusahaan dan nama perusahaan itu sendiri. Apabila dibutuhkan informasi lain dapat dipakai form isian yang bisa diisi langsung oleh para pencari kerja.

5. Nama Calon Ditulis Semuanya Pada Undangan Wawancara Kerja

Bersifat personal adalah ciri khusus dari undangan wawancara kerja. Artinya, pada undangan wawancara hanya berisi informasi mengenai waktu dan lokasi wawancara. Selain itu, dicantumkan pula beberapa data diri yang sudah anda kirimkan lewat kurikulum vitae.

Oleh sebab itulah, sejumlah informasi lain, misalnya nama dari kandidat lain tentunya tidak perlu untuk dicantumkan di dalam surat undangan wawancara terlebih pencantumannya dilengkapi dengan nomor peserta tes.

Secara umum, informasi personal yang dikirimkan pada undangan wawancara dikemas dalam bentuk lampiran. Apabila lampiran dari email undangan wawancara yang anda terima mempunyai cukup banyak halaman, maka perlu dicurigai bahwa undangan tersebut palsu. Sebab, banyaknya jumlah halaman pada lampiran email mengindikasikan isinya tidaklah relevan dan juga tidak masuk akal.

6. Nama Perusahaan Tidak Terindex Di Internet

Pada dasarnya, terdapat cara mudah untuk mengetahui apakah surat undangan wawancara yang anda terima palsu atau asli. Caranya yaitu dengan mencari informasi nama perusahaan langsung di internet.

Apabila nama perusahaan yang anda cari ternyata muncul di hasil pencarian dan data yang ditampilkan memiliki kesamaan dengan data yang anda terima via email undangan, maka bisa disimpulkan bahwa undangan wawancara tersebut adalah asli. Apalagi jika pada website resmi perusahaan memiliki informasi tentang lowongan kerja yang sedang dibuka.

Baca Juga   Kumpulan Tips Melamar Kerja Untuk Fresh Graduate Yang Baru Selesai Kuliah Atau Sekolah

Samakan beberapa informasi yang anda dapatkan via internet dengan informasi yang ada pada ada undangan via email, diantaranya yaitu itu nomor telepon kantor, jam kerja dan juga alamat lengkapnya. Jika terdapat perbedaan atau bahkan tidak ada informasi sama sekali pada hasil pencarian di internet maka sangat dimungkinkan undangan wawancara yang anda terima merupakan modus penipuan.

Bisa jadi, Anda menemukan beberapa informasi mengenai perusahaan yang mengundang Anda pada blog personal. Informasi pada blog yang anda temukan juga bisa dijadikan sebagai referensi untuk mengetahui benar atau tidaknya undangan wawancara yang diterima. Secara umum, banyak blog yang mengulas mengenai pengalaman dari sejumlah orang yang yang pernah mendapatkan undangan wawancara atau bahkan yang sudah pernah mengikutinya.

7. Tidak Terdapat Informasi Posisi Yang Dilamar

Salah satu bagian penting yang bisa dijadikan sebagai indikator bahwa undangan wawancara tersebut adalah palsu ada pada bagian informasi posisi yang dilamar.

Bagian yang mereka sebutkan pada undangan wawancara hanyalah waktu serta lokasi pelaksanaan interview serta sejumlah syarat yang wajib disiapkan mulai dari pencetakan surat undangan, fotokopi KTP dan Beberapa syarat lainnya.

Bahkan kadangkala ada juga undangan wawancara palsu yang hanya menuliskan kalimat pembuka ” kepada yth. Calon karyawan di perusahaan……”. Apabila anda mendapatkan surat undangan wawancara kerja namun anda tidak merasa pernah mengirimkan surat lamaran, maka bisa dipastikan surat undangan tersebut adalah palsu dan silakan Anda abaikan atau hapus saja email tersebut.

Waspada Terhadap Berbagai Macam Penipuan

Undangan wawancara kerja palsu adalah satu banyak modus penipuan yang sedang marak sekarang ini. Dibutuhkan kewaspadaan dan selalu hati-hati di dalam mencermati undangan yang diterima supaya Anda bisa terhindar dari modus penipuan tersebut.

Carilah informasi sebaik-baiknya di internet guna memastikan kebenaran dari surat undangan yang diterima. Selain itu Anda juga bisa mencoba bertanya kepada rekan-rekan anda dan galilah informasi dari mereka. Terima kasih.

Tentang Admin

Penulis merupakan seorang pengajar di SMK sekaligus mendalami segala macam aspek Tes Psikotes. Dengan kemampuan yang dimilikinya, penulis sering diundang pada tes seleksi siswa maupun pegawai dan karyawan baru sebagai seorang Tester pada sesi Tes Psikotes untuk mengetahui kondisi psikotes dari masing-masing peserta tes. Berbekal dari sejumlah pengalaman, menulis ingin mencoba berbagi beragam hal tentang Tes Psikotes lewat artikel pada blog ini.

Check Also

Cara Ampuh Didalam Mengatasi Rasa Gugup Dalam Interview Kerja

Kumpulan Cara Ampuh Didalam Mengatasi Rasa Gugup Dalam Interview Kerja

Apakah anda sedang duduk diatas kursi panas? Telapak tangan Anda mulai berkeringat, wajah anda memerah, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *