Home / Wawancara / Pertanyaan Wawancara Pengusaha Paling Sukses

Pertanyaan Wawancara Pengusaha Paling Sukses

Pengusaha merupakan salah satu orang yang sangat cocok dijadikan sebagai narasumber pada sesi wawancara. Guna memaksimalkan proses wawancara, pertanyaan wawancara pengusaha tentu bisa dipersiapkan terlebih dahulu sehingga pihak pewawancara akan memiliki bank soal yang cukup banyak untuk ditanyakan kepada narasumber.

Pertanyaan Wawancara Pengusaha

Pertanyaan wawancara pengusaha

Sebelum kita masuk ke contoh pertanyaan wawancara pengusaha yang dikemas dalam bentuk wawancara, maka marilah kita pahami terlebih dahulu biodata dari narasumber. Narasumber pada aktivitas wawancara ini adalah seorang pengusaha yang bernama Joko Widodo, S.T. Adapun nama usaha yang dimiliki yaitu Jaya Salim. Alamat tempat Bapak Joko Widodo membangun usahanya yaitu di jalan mutiara hati nomor 5 Kecamatan Batu air. Sementara itu, alamat dari bapak Joko itu sendiri berada pada Jalan Simpang besar Dusun 2 di Kecamatan Batu air.

Tempat dan tanggal lahir dari bapak Joko Widodo yaitu di Sumatera, pada tanggal 14 Agustus 1974. Beliau Penganut Agama Islam. Adapun riwayat pendidikannya masihlah umum, yakni dimulai dari sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan perguruan tinggi pada Fakultas Teknik.

Waktu pelaksanaan yaitu ada di Jalan Simpang besar kecamatan Batu air. Kegiatan wawancara dilaksanakan pada hari Selasa, 8 oktober 1990. Wawancara tersebut dilaksanakan pada pukul 11.30.

Isi wawancara dengan pengusaha

Pewawancara: apabila diperkenankan Bolehkah saya mengetahui nama lengkap dari bapak?

Narasumber: nama lengkap saya adalah Joko Widodo, S.T

Pewawancara: selama ini, bapak menekuni jenis usaha apa?

Narasumber: usaha fotokopi adalah usaha yang sedang saya tekuni selama ini. Sementara itu usaha pokok saya adalah usaha keripik yang berperan sebagai usaha utama

Pewawancara: Sudah lamakah Bapak membuka usaha ini? Mulai kapan?

Narasumber: usaha fotocopy yang saya geluti tersebut sudah berjalan sekitar 7 tahun.

Pewawancara: Apakah alasan yang Bapak miliki, Kenapa Bapak lebih cenderung memiliki usaha fotokopi tersebut?

Narasumber: alasan yang saya miliki yaitu Sesungguhnya saya merupakan orang asli dari Medan. Pada saat saya masih di bangku sekolah, saya bersekolah di SMP lalu melanjutkan perkuliahan dengan mengambil jurusan Teknik. Seusai saya kuliah, saya melanjutkan bekerja sebagai seorang kontraktor listrik di Medan, lalu saya memperoleh jodoh orang sini.

Sebelumnya, saya dulu juga sempat membuka usaha kue, berjualan brownies, akan tetapi setelah saya melihat di daerah ini tidak terlalu banyak sekolah berdiri dan juga Bank dan ternyata yang membuka usaha fotokopi juga tidaklah lengkap. Tambahannya adalah Saya mempunyai background pendidikan yang cukup mendukung sehingga saya mencoba memberanikan diri untuk membuka usaha fotocopy

Pewawancara: bisa dikatakan bahwa usaha fotokopi merupakan usaha yang memerlukan modal sangat besar. Apabila diizinkan, Bagaimanakah teknik Bapak di dalam mengatasi permasalahan modal tersebut?

Narasumber: jika modal, Alhamdulillah saya memiliki tabungan walaupun sedikit. Selanjutnya, setelah dapat berjalan kurang lebih 2 tahun, saya kemudian mengajukan pinjaman modal ke sejumlah bank yang berada di sekitar tempat tinggal saya. Jumlah bank yang ada Kurang lebih 3 dan salah satunya adalah KUR

Pewawancara: lantas, Bagaimanakah teknik Bapak di dalam melakukan peminjaman? Apakah memakai agunan seperti pada umumnya atau bagaimana?

Narasumber: kebetulan, saya telah menjalankan usaha fotocopy kurang lebih 2 tahun sehingga saya dapat melakukan peminjaman dana tanpa adanya agunan serta bisa melakukan pengembalian dengan cara kredit.

Pewawancara: Lalu, selama menjalankan usaha wiraswasta ini Pernahkah Bapak mengalami kegagalan, contohnya adalah barang yang hilang, rugi atau yang sejenisnya?

Narasumber: Alhamdulillah, untuk hilangnya barang ataupun rugi belum pernah. Yang pernah Bapak temukan adalah pelanggan yang sepi. Apabila ditipu, bapak pernah walaupun hanya sekali. Dahulu, rata-rata Apabila memfotokopi ada yang meminta untuk dibawakan terlebih dahulu barangnya, Lalu pembayaran dilakukan di belakang. Akan tetapi, setelah barang yang diminta di bawah, ternyata pembayarannya tidak datang-datang. Seperti itu contohnya.

Pewawancara: lantas, Bagaimanakah teknik Bapak di dalam mengatasi permasalahan tersebut?

Narasumber: Kalau dulu bapak ikhlaskan saja, mungkin selama itu memang Bapak kurang sedekah. Jadi, kita harus hati-hati Apabila ada barang kita yang hilang, mungkin saja kita sedang dalam kondisi kurang sedekah.

Pewawancara: Sekarang ini, berapa jumlah karyawan bapak?

Narasumber: ada 4 orang

Pewawancara: Pernahkah karyawan Bapak mengajukan protes terhadap sesuatu hal terkait dengan pekerjaan?

Narasumber: Alhamdulillah sampai dengan saat ini belum pernah ada masalah apa sebab kita selalu berusaha untuk mengerti harapan dan keinginan serta keperluan mereka

Pewawancara: mohon maaf sebelumnya Bapak, pertanyaan berikutnya sedikit menyinggung tentang privasi Bapak, apabila boleh tahu, omset setiap bulan dari usaha Bapak berapa?

Narasumber: untuk omset setiap bulannya kurang lebih sekitar 30 Juta rupiah

Pewawancara: ternyata, cukup besar juga ya Pak, bapak mempunyai jiwa wiraswasta dari mana ya? Apakah dari keluarga atau belajar sendiri?

Narasumber: untuk jiwa wiraswasta, kebetulan tidak ada yang berasal dari faktor keluarga. Hal tersebut disebabkan karena seluruh saudara serta orang tua saya adalah pegawai. Saya merupakan anak kedua dari 4 saudara, jadi saya merupakan satu-satunya yang berwiraswasta, namun ada kemungkinan terdapat jiwa wiraswasta yang mengalir dari pihak ibu, sebab Ibu saya merupakan orang Padang.

Meskipun beliau pegawai namun jiwa wiraswasta nya masih ada, sehingga jiwa wiraswasta saya tersebut sudah mulai tumbuh sejak kecil, Ketika saya masih duduk di kelas 5 SD di mana Saya sudah mulai menjual sejumlah kue menggunakan tampah dan juga menjual es. Dari dulu saya sangat menggemari usaha berjualan.

Pewawancara: apabila boleh tahu, apa saja yang bisa dijadikan semangat atau dapat membuat bapak bisa bertahan sekitar 7 tahun? Biasanya orang yang membuka usaha Setelah 1 tahun maupun 2 tahun sudah merasa bosan dan pada akhirnya tutup?

Narasumber: yang dapat membuat saya bertahan sampai dengan sekarang ini yaitu rasa tanggung jawab yang cukup besar kepada keluarga, utamanya istri dan juga anak

Pewawancara: apa saja trik agar usaha yang Bapak geluti dapat bertahan dan juga berkembang sampai dengan sekarang ini?

Narasumber: untuk triknya, saya mencoba mempromosikan ke sejumlah sekolah, misalnya adalah membuat daftar rincian biaya untuk fotocopy. Semakin banyak jumlah lembaran yang akan di fotocopy, maka biaya setiap lembarnya akan semakin murah, bahkan saya mencoba untuk membuat adanya gratis untuk lembaran fotocopy dengan jumlah di atas 40 ribu lembar. Intinya, Kami mencoba untuk membuat bagaimana setiap pelanggan dapat lebih tertarik untuk bergabung dengan kami

Pewawancara: kemudian, pelanggan fotokopian Bapak mencakup daerah mana saja?

Narasumber: untuk wilayah cakupan sampai hampir setiap sekolah yang ada di wilayah kecamatan Batu air, UPTD wilayah Batu air dan juga sejumlah bank di sekitar wilayah Batu air menjadi pelanggan kami

Pewawancara: ternyata, lumayan juga ya Pak. Apa sajakah yang sudah bapak peroleh dari hasil wiraswasta bapak?

Narasumber: Alhamdulillah, sekarang ini saya telah memiliki kebun sawit, tanah, mobil dan beberapa barang lainnya yang mohon maaf tidak bisa saya sampaikan semuanya

Pewawancara: Wah ternyata banyak juga ya pak. Baiklah bapak, Terima kasih banyak sudah meluangkan waktunya untuk kami, semoga usaha Bapak sukses selalu

Narasumber: terima kasih kembali,

Hasil pelaksanaan wawancara:

Di bawah ini yang merupakan hasil pelaksanaan wawancara yang sudah kami ringkas dengan Bapak Joko Widodo yakni sebagai wiraswasta pemilik usaha fotocopy. Silahkan disimak.

Bapak Joko Widodo merupakan pemilik dari usaha fotocopy yang ada di daerah Batu air. Beliau adalah anak kedua dari empat bersaudara di mana seluruh saudara dan orang tuanya adalah pegawai dan hanya dialah yang memilih bekerja sebagai wirausahawan.

Adapun bakat beliau sebagai seorang wirausaha yang sudah muncul Semenjak dia sekolah di bangku kelas 5 SD sampai dengan sekarang ini. Bapak Joko Widodo mencoba untuk membuka usaha mesin fotocopy, sebab background pendidikan beliau yaitu lulusan teknik sehingga beliau cukup memahami berbagai macam hal mengenai mesin dan lain sebagainya. Selain itu juga disebabkan adanya faktor lingkungan yang cukup mendukung untuk usahanya, yakni lingkungan dimana beliau tinggal adalah lingkungan yang cukup strategis dan berada di sekitar bank, sekolah dan juga UPT.

Beliau telah menekuni usaha fotokopi kurang lebih sekitar 7 tahun. Usaha fotocopy beliau mulai beroperasi pukul 07.00 dan tutup pukul 22.00. Modal pertama beliau di dalam membuka usaha tersebut yaitu dari tabungan. Kemudian, beliau melakukan peminjaman ke sejumlah bank di sekitarnya.

Untuk sekarang, beliau telah mempunyai 4 orang karyawan dan beliau tentunya sangat memahami keperluan dan keinginan masing-masing karyawan. Adapun wilayah cakupan yang sekarang ini menjadi pelanggan beliau Amat lah banyak, yakni Bank, seluruh sekolah dan juga UPT yang berada di wilayah Batu air. Hal tersebut disebabkan Beliau memiliki trik berwirausaha salah satunya adalah membuat promo ke semua pelanggan adanya biaya gratis apabila fotocopy lebih dari 40.000 lembar.

Di samping mengerjakan trik di dalam berwirausaha, bapak Joko Widodo adalah seorang pemimpin yang memiliki tanggung jawab kepada keluarga, utamanya adalah istri dan anak. Bukan hanya rasa tanggung jawab yang cukup tinggi yang sudah dimiliki oleh Bapak Joko Widodo, namun juga keimanan dan keikhlasan yang cukup kuat. Hal tersebut dibuktikan pada saat kami mengunjungi beliau di saat waktu sudah hampir ke sholat dhuhur beliau Permisi terlebih dahulu untuk mengerjakan salat duhur tersebut.

Sekian penjabaran singkat tentang Contoh pertanyaan wawancara pengusaha yang dikemas dalam bentuk wawancara sekaligus diambil kesimpulan dari kegiatan wawancara tersebut. Mudah-mudahan, artikel mengenai contoh wawancara dengan pengusaha di atas mampu memberikan manfaat untuk pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktifitas, semoga sukses.

Tentang Admin

Penulis merupakan seorang pengajar di SMK sekaligus mendalami segala macam aspek Tes Psikotes. Dengan kemampuan yang dimilikinya, penulis sering diundang pada tes seleksi siswa maupun pegawai dan karyawan baru sebagai seorang Tester pada sesi Tes Psikotes untuk mengetahui kondisi psikotes dari masing-masing peserta tes. Berbekal dari sejumlah pengalaman, menulis ingin mencoba berbagi beragam hal tentang Tes Psikotes lewat artikel pada blog ini.

Check Also

Beragam Persiapan Wawancara Di TV

Beragam Persiapan Wawancara Di TV

Melaksanakan kegiatan wawancara di TV atau televisi bisa jadi menjadi hal yang cukup rumit untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *