Pada postingan yang lalu saya sudah pernah membahas tentang contoh soal psikotes perawat. Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mengulas tentang contoh soal psikotes rumah sakit dan jawabannya. Namun, pada kesempatan kali ini saya akan lebih spesifik untuk membahas mengenai contoh soal wawancara yang kerap kali digunakan oleh pihak tester untuk mewawancarai para calon tenaga kerja di sebuah rumah sakit.
Contoh soal psikotes rumah sakit dan jawabannya dari sisi wawancara tersebut merupakan pengalaman yang pernah penulis dapatkan. Tentunya, sangat penting bagi anda untuk memahami berbagai macam daftar pertanyaan yang kerap kali digunakan oleh pihak tester sebagai bagian pertanyaan untuk anda. Dengan memahami sejumlah contoh soal psikotes rumah sakit dan jawabannya maka tentunya anda sudah memiliki persiapan lebih dini dan pada akhirnya anda bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, rasa percaya diri anda juga akan semakin meningkat apabila sejumlah contoh soal psikotes rumah sakit yang anda pelajari benar-benar keluar pada sesi tanya jawab wawancara.
Contoh soal psikotes rumah sakit dan jawabannya
Berikut ini adalah sejumlah pertanyaan wawancara yang kerapkali ditanyakan oleh para tester berdasarkan pengalaman yang sudah pernah dialami oleh penulis. Mungkin, sejumlah pertanyaan tersebut bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi teman-teman semuanya yang hendak mengikuti tes psikotes di rumah sakit.
1. Silakan anda ceritakan sesuatu hal tentang diri anda
Pertanyaan tersebut memang kali terdengar sebagai sebuah pertanyaan yang sederhana. Namun pada kenyataannya jawaban yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan di atas tidak sesederhana pertanyaannya. Janganlah menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan yang tertulis pada cv, utamanya apabila anda diminta guna menjelaskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dibatasi oleh waktu. Anda bisa menjawab dengan fokus tentang pendidikan serta pengalaman kerja anda. Selain itu, anda juga bisa menyelipkan beberapa poin kelebihan yang anda miliki dan sifatnya adalah menonjol.
2. Apakah kelemahan yang anda miliki
Langkah terbaik guna bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah dengan cara meminimalisir sebuah kelemahan serta menekankan pada kekuatan kekuatan yang ada pada diri anda.
Anda bisa menjawab dengan sejumlah hal yang mempunyai sikap profesional dengan sejumlah temandibandingkan harus berkonsentrasi pada sisi negatif yang ada di diri anda. Berikutnya, anda juga bisa menyampaikan kepada pihak tester bahwa anda selama ini secara terus-menerus melakukan sebuah perubahan guna dapat memperbaiki diri secara profesional dalam rangka menutup sejumlah kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri anda.
3. Apa alasan rumah sakit perlu memperkerjakan anda? Berikan alasannya dengan lengkap
Anda tentunya harus ekstra hati-hati di dalam menjawab pertanyaan tersebut karena pertanyaan tersebut cukuplah menjebak. Anda wajib bisa memberikan sebuah alasan yang baik dan tepat di dalam menjawab pertanyaan tersebut. Salah satu langkah terbaik di dalam memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut yaitu dengan cara merangkum seluruh pengalaman kerja yang sudah anda miliki sebelumnya serta memiliki manfaat yang cukup baik bagi rumah sakit yang anda lamar tersebut.
4. Sebutkan alasan kenapa anda ingin bekerja pada rumah sakit kami
Pertanyaan di atas secara umum hanya digunakan untuk memastikan bahwa anda benar-benar memiliki kesungguhan dan ketertarikan untuk bisa bergabung pada rumah sakit tersebut dan tidak hanya sekedar ingin mencoba-coba atau mencari sensasi baru. Sebagai pihak pelamar kerja tentunya kita harus mampu untuk meyakinkan pihak pewawancara bahwa kita benar-benar sangat tertarik dan sangat serius untuk bisa bekerja pada rumah sakit tersebut.
5. Sebutkan visi anda? Apa saja target yang anda miliki untuk 2 tahun kedepan?
Akan lebih baik jika anda menjawab dengan sangat fokus terhadap visi jangka pendek dan menengah daripada anda membicarakan mengenai berbagai macam hal di masa yang akan datang dalam jangkauan yang cukup jauh. Alangkah lebih baik lagi apabila rumah sakit juga melibatkan anda untuk membahas tujuan dan visi yang anda jabarkan tersebut. Contohnya, cobalah untuk menyampaikan bahwa rekan-rekan mampu untuk melihat diri sebagai bagian dari rumah sakit tersebut serta bisa membantu untuk dapat mencapai tujuan serta visi dan misi dari rumah sakit.
6. Sebutkan alasan kenapa anda. Dari pekerjaan yang sebelumnya anda geluti?
Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Secara umum, pertanyaan tersebut dipakai oleh pihak wawancara guna mengetahui pada tingkat profesionalisme serta tingkat kemampuan pelamar untuk tetap bekerja pada bidang tersebut. Anda dilarang untuk menjawab dengan cara menyebutkan sejumlah hal yang sifatnya adalah negatif mengenai atasan maupun perusahaan dimana anda bekerja sebelumnya.
Sangat disarankan untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat bijaksana, contohnya adalah anda sedang mencari kesempatan baru yang lebih baik guna bisa meningkatkan karir sekaligus pengalaman dan pengetahuan anda.
7. Puaskah anda dengan pekerjaan yang anda geluti?
Hati-hatilah dalam menjawab pertanyaan tersebut. Kesalahan menjawab pertanyaan tersebut bisa jadi akan mengakibatkan anda kehilangan kesempatan untuk dapat memperoleh pekerjaan yang anda idam-idamkan. Anda bisa fokus dan berkonsentrasi pada sebuah hal yang dapat memberikan anda sebuah motivasi dibandingkan memiliki sebuah pikiran negatif terhadap pekerjaan yang anda geluti sebelumnya. Kondisi tersebut tentu akan memberikan sebuah kesan bahwa anda merupakan seorang pegawai yang baik disebabkan bisa menahan diri di dalam membuat pernyataan-pernyataan yang buruk tentang pekerjaan yang sebelumnya.
8. Apa saja yang anda bisa berikan kepada rumah sakit kami yang tentunya tidak bisa diberikan oleh calon yang lainnya?
Pada umumnya, banyak pelamar yang bingung untuk menjawab pertanyaan tersebut. Bahkan ada perasaan takut akan jawabannya yang tidak bisa diterima oleh rumah sakit. Intinya, rasa percaya diri dan tetap fokus untuk bisa membahas sejumlah point positif pada diri anda dan sesuai dengan kualifikasi pekerjaan yang anda lamar. Jangan lupa untuk memperhatikan pula relevansi dari pekerjaan yang anda lamar dengan jawaban-jawaban yang anda berikan.
9. Sebutkan tiga hal positif yang ada pada diri anda
Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, maka anda harus menyesuai jawaban dengan kenyataan yang ada. Jangan memberikan jawaban yang berlebihan dan tidak sesuai dengan diri anda. Apabila anda memberikan jawaban yang terlalu berlebihan, hal tersebut tentunya akan terlihat oleh pihak pewawancara.
10. Apabila anda diterima untuk bekerja pada rumah sakit kami, kapan anda siap untuk mulai bekerja?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikan pernyataan bahwa anda bisa mulai bekerja secepatnya dan kapan saja ketika diminta. Dengan demikian, maka pihak rumah sakit bisa membaca bahwa anda sangat memprioritaskan pekerjaan di rumah sakit dibandingkan di tempat yang lainnya.
11. Berapakah jumlah gaji yang diharapkan setiap bulannya?
Apabila ada pertanyaan seperti itu, maka hal tersebut menandakan bahwa rumah sakit cukup tertarik untuk mempekerjakan anda. Dari hal tersebut, anda bisa memulai untuk mempertimbangkan berapakah gaji yang anda minta setiap bulannya.
Demikianlah ulasan singkat tentang beberapa contoh soal psikotes rumah sakit dan jawabannya dari sisi wawancara. Mudah-mudahan, artikel pada kesempatan kali ini mampu dijadikan sebagai bahan belajar dan referensi untuk meningkatkan kemampuan anda di dalam mengikuti tes psikotes, khususnya adalah kegiatan wawancara. Selamat beraktifitas.