Contoh wawancara dengan narasumber beberapa kalangan akan saya Tampilkan pada posting di kesempatan kali ini. Memang, Secara umum pelaksanaan wawancara hanyalah menggunakan satu sumber saja, namun demikian, ada pola pelaksanaan wawancara yang membutuhkan banyak data atau informasi sehingga pada akhirnya mereka juga akan memerlukan banyak sumber.
Materi posting Pada kesempatan kali ini yang membahas tentang contoh wawancara dengan narasumber beberapa kalangan adalah salah satu kelanjutan dari postingan yang lainnya di mana membahas tentang contoh wawancara yang rata-rata terdiri atas 1 narasumber saja. Contoh wawancara dengan banyak narasumber yang akan saya ulas Pada kesempatan kali ini sudah pernah dipraktekkan oleh sejumlah siswa pada kelas 8 di tingkat SMP.
Contoh wawancara dengan narasumber beberapa kalangan
Baiklah, Mari kita simak contoh wawancara dengan banyak narasumber di bagian bawah. Narasumber adalah petani terong, sementara itu pihak pewawancara adalah empat orang siswa yang memberikan pertanyaan secara bergantian.
Berikut ini adalah anggota pihak pewawancara:
- Ade Atika Fauziah
- Ayu Setia Dewi
- Roihatul Lestari
- Solehatun
Tema yang diangkat Pada pelaksanaan wawancara yaitu tentang penanaman Pohon terong dengan Narasumber adalah petani terong.
Pewawancara: Selamat pagi ibu, sebelumnya, perkenalkan kami adalah siswa dari SMP Negeri 3, hendak mengajukan sejumlah pertanyaan yang berhubungan dengan kegiatan penanaman pohon terong. Apakah ibu memiliki persediaan untuk hal tersebut?
Narasumber: Oh, iya tentunya Ibu bersedia. Ibu akan berusaha untuk menjawab sesuai dengan kemampuan. Silahkan saja.
Pewawancara: Baiklah ibu, langsung saja, Bagaimanakah teknik di dalam menanam pohon terong?
Narasumber: langkah pertama, kita harus mempersiapkan tempat guna menanam biji lengkeng atau terong. Kemudian, ditambahkan dengan pupuk NPK, lalu biji terong tersebut disebarkan di dalam tanah yang sudah ditambahkan pupuk NPK tersebut, kemudian harus dilakukan penyiraman setiap hari, yaitu sore hari dan pagi hari.
Pewawancara: Selanjutnya, apa sajakah yang dibutuhkan pada kegiatan penanaman terong tersebut?
Narasumber: Adapun peralatan yang diperlukan untuk kegiatan penanaman terong yaitu celurit dan juga cangkul
Pewawancara: selanjutnya, pupuk atau obat apa sajakah yang dibutuhkan pada penanaman pohon terong?
Narasumber: beberapa obat maupun pupuk yang dipakai untuk penanaman terong yaitu obat akodan yang digunakan untuk membasmi hama ulat, pupuk TS, pupuk NPK dan juga garam.
Pewawancara: Pohon terong membutuhkan waktu berapa lama untuk proses pertumbuhannya?
Narasumber: kurang lebih, pohon terong membutuhkan waktu untuk tumbuh sekitar 2 bulanan
Pewawancara: Pada umur berapakah pohon terong akan mulai menghasilkan buah?
Narasumber: dalam waktu sekitar 2 bulanan, pohon terong akan mulai berbuah
Pewawancara:Pohon terong bisa dipanen dalam waktu berapa bulan?
Narasumber: rata-rata, pohon terong bisa dipanen buahnya apabila sudah memiliki usia sekitar 3 bulanan
Pewawancara: Mungkin, sementara itu dulu ibu, Terima kasih banyak atas waktu dan kesediaan Ibu diwawancarai oleh kami. Informasi serta data dari ibu tentang cara menanam pohon terong sangat berguna untuk menambah ilmu dan pengetahuan kami.
Narasumber: Iya, sama-sama, semoga saja informasi yang saya berikan mampu menambah wawasan kalian semuanya.
Informasi narasumber:
Nama narasumber yaitu Painem, berjenis kelamin perempuan, beragama Islam, memiliki alamat di desa sukacita, RT 100 RW 200, Memiliki pekerjaan ibu rumah tangga dengan kewarganegaraan Indonesia.
Sekian pembahasan tentang contoh wawancara dengan narasumber beberapa kalangan. Walaupun pada bagian atas tidak disebutkan secara detail nama-nama siswa yang bertugas sebagai pewawancara, namun pada intinya bagian tersebut bisa dilakukan secara bergantian pada keempat siswa yang ada di atas. Jadi masing-masing siswa akan memilih pertanyaan mana yang hendak diberikan kepada narasumber untuk dijawab. Terima kasih dan selamat beraktivitas.